Popular Posts

Showing posts with label Buah Avokad. Show all posts
Showing posts with label Buah Avokad. Show all posts

Thursday, October 29, 2015



Yang Perlu Anda Tahu Tentang Avokad

-          Orang yang alergi terhadap  lateks alami kemungkinan juga alergi terhadap avokad
-          Bila anda sedang konsumsi obat pengencer darah, sebaiknya anda tidak mengkonsumsi avokad
-          Kandungan kalium avokad cukup tinggi. Waspadai  bagi penderita yang kadar kalium di dalam darahnya sudah tinggi, sebaiknya tidak mengkonsumsi avokad.
-          Minyak avokad dapat berguna untuk industry kosmetik, seperti shampoo, sabun, dan produk kesehatan kulit.
-          Bauh yang belum masak dicincang dan dicampur keju, dapat digunakan sebagai racun tikus.
-          Dapat juga sebagai obat cacing, dengan cara merebus kulit buah avokad
-          Bila daun avokad direbus dapat mengatasi diare, rematik, demam dan flu
-          Bila daging avokad digiling halus dapat digunakan sebagai masker
-          The asal daun avokad dapat menyembuhkan sakit kepala, nyeri, lambung, bengkak pada saluran nafas, rasa nyeri saraf (neuralgia), siklus haid tidak teratur, dan meluruhkan batu ginjal.


Cara Konsumsi

Buah Avokad yang telah masak dapat langsung dimakan dengan dicampur dengan sedikit madu, dimakan sebagai es campur, koktail, dimasukkan dalam salad sayur dan buah, di oleskan pada roti, di buat jus. Bila tidak segera dimakan, daging buah akan berubah warna akibat teroksidasi, untuk ,mencegah perubahan warna bisa ditambahkan sedikit air perasan jeruk lemon pda daging buahnya.


Kandungan Dan Khasiat Avokad

                Setengah buah avokad mengandung 57 ug folat yang memenuhi 14 % kebutuhan sehari. Kandungan kaliumnya juga tinggi, menyediakan 548 mg yang memenuhi 16% kebutuhan sehari. Kandungan fosfornya yang cukup tinggi samgat berguna untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Satu cangkir buah avokad mengandung  120 mg fosfor yang memenuhi 12% dari kebutuhan sehari.
                Sejumlah fitokimia terkandung di dalam avokad. Zat- zat itu antara lain saponin, flavonoid, alkaloid, karotenoid, lutein, tannin, asam pantotenat,asam oleat, lesitin, niasin, vitamin (A,B1,B2,C,E,K Biotin),mineral (fosfor,zat Besi, Tembaga, Kalium,Magnesium, Zink) dan serat.
                Sekitar  90% Kandungan Di dalam Avokad adalah lemak yang 80% berupa asam oleat, lemak tidak jenuh tunggal yang menguntungkan bagi kesehatan.  Diantaranya LDL, Kolesterol total dan trigliserida, serta menstabilkan kadar gula darah. Kandungan lemak tidak jenuh tunggal itu juga baik bagi penderita diabetes militus. Kandungan beta-silosterol dapat mengurangi penyerapan kolesterol pada usus.
                Avokad ampuh mengatasi kolesterol tinggi, hipertensi, dan menurunkan resiko penyakit jantung coroner. Daging buahnya dapat memperlambat proses penuaan, melindungi selaput lender, kelenjar keringat, saraf otot, dan sumsum tulang sehingga selalu dalam kondisi prima. Daunnya terasa pahit bersifat astrigen, diunterik, meluruhkan batu ginjal (lithotriptik) dan merunkan tekanan darah. Sedangkan bijinya  bermanfaat astrigen, penghilang nyeri dan anti radang dan hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah) sehingga bermanfaat pada penderita DM.
                Asam folat yang  terkandung di avokad sangat membantu kesuburan pria sedangkan untuk wanita dapat membuat sel telur lebih baik. Avokad juga kaya akan mineral yang berguna untuk mengatur fungsi tubuh dan menstimulasi pertumbuhannya. Zat besi dan tembaga membantu proses regenerasi darah merah dan mencegah anemia. Kandungan serat secara simultan membantu proses pencernaan.


Sejarah Avokad 

                Avokad (PERSEA GRATISSIMA) berasal dari kawasan amerika tengah, kini, buah ini ditanam dikawasan tropis dan subtropics, termasuk juga Indonesia. Buah berjuntai, bulat, bujur telur atau berbentuk buah pir.panjang 20 cm dan lebar 15 cm. buah hijau saat muda atau hijau kekuningan berbintik ungu, ungu atau hamper hitam setelah masak, tergantung varietas. Kulit buah licin atau kasar. Isi dagingnya berwarna kuning semburat hijau. Berbiji satu besar dan didalamnya terdapat isi buah berbentuk bulat berdiameter 2,5 -  5 cm, warna putih kemerahan.
                Buah tidak matang dipohon karena pematangannya terhambat oleh hormone yang diproduksi daun.daging buah lunak jika sudah masak dan berwarna hijau pucat kekuningan. Buah masak ditandai dengan warna kulit hijau tua, tidak mengkilap. Bila buah dikocok terdengar suara”koplak” karena berbenturan biji dengan daging buah.