Popular Posts

Showing posts with label Buah Kiwi. Show all posts
Showing posts with label Buah Kiwi. Show all posts

Thursday, November 5, 2015



Yang Perlu Anda Tahu Tentang Kiwi


  •    Kiwi dikenal sebagai penghasil vitamin C terbesar dibandingkan dengan buah- buahan yang lainnya
  •  Kiwi mengandung actinidin, enzim alami yang dapat mengatasi sembelit. Asam askorbinya melindungi tubuh dari demam dan nyeri persendian.
  •   Kiwi mengandung sedikit kalori sehingga sangat baik untuk membantu dalam menjalankan program diet.
  • Kiwi efektif untuk melembapkan kulit serta dapat membantu untuk mencerahkan dan menghaluskan kulit karena kiwi mengandung vitamin D yang baik untuk memperbaiki kesehatan kulit.


Cara Konsumsi Kiwi

                Buah masak dapat langsung dimakan segar. Dibelah dua, lalu disendoki. Atau dikupas kulitnya, baru dipotong kecil kecil. Selain dihidangkan sebagai buah meja, dapat juga dibuat jus, dibuat salad atau selai.


Kandungan Dan Khasiat Kiwi

                Sebuah kiwi berukuran besar (91 g) mengandung 56 kalori; 42% air; 1 g protein; tanpa lemak; 14 g karbohidrat; 3 g serat; 302 g kalium; 27 mg magnesium; 36 mg fosfor; 16 IU viatamin A; 89 mg vitamin; 0,1 mg vitamin B6; 35 ug folat; dan 9 g gula alami (fruktosa dan glukosa).
                Kiw sumber vitamin (C,A dan E ), mineral (kalium,magnesium, tembaga, dan fosfor), polisakarida, dan serat. Buah ini kaya akan antioksidan dan mengandung enzim yang serupa dengan papain pada papaya yang belum matang. Enzim ini berfungsi untuk mencerna protein dan dapat melunakkan daging.
                Banyak manfaat  dari kiwi. Di antaranya untuk menyehatkan saluran nafas, megatasi gangguan saluran nafas pendek, batuk malam hari, dan nafas berbunyi karena penyempitan saluarn nafas (wheezing). Kandungan seratnya yang tinggi berkhasiat sebagai laksatif sehingga bermanfaat melancarkan buang air besar dan mencegah rasa penuh di lambung setelah mengkonsumsi banyak daging.
                Kadar vitamin C yang tinggi dapat mencegah kerusakan kolagen oleh radikal bebas sehingga mencegah keriput pada kulit. Kiwi juga merangsang pertumbuhan fobroblast  sehingga struktur kulit mencadi kuat. Kandungan polisakarida dapat membantu menstimulasi pertumbuhan dan peremajaan sel kulit.


Sejarah Kiwi

                Kiwi ( actinidia chinensis ) berasal dari cina. Dinegeri tirai bamboo. Buah ini dikenal dengan nama yang tao dan sudah dikonsumsi sejak ribuan tahun lalu. Pada permulaan abad ke -20 , buah ini dibawa oleh para misionaris ke selandia baru dan dikembangkan disana. Di amerika, awalnya buah ini dinamakan Chinese gooseberry, namun entah kenapa sampai akhirnya dikenal dengan nama kiwi. Sekarang kiwi sudah mendunia. Saat ini, sudah ada sekitar 10 jenis kiwi yang ditanam di hamper seluruh dunia sperti selandia baru, amerika, italia, jepang, perancis, Australia, dan chili.
                Tidak banyak orang yang mengenal kiwi. Penyebabnya, buah ini hanya dijumpai di supermarket saja. Jarang di jual ditoko buah pinggiran. Harganya pun relative mahal. Padahal buah ini multikhasiat untuk kesehatan. Kiwi merupakan sumber serat dengan kandungan vitamin C yang lebih tinggi dari jeruk.
                Ciri khas kiwi antara lain warna kulit bervariasi, cokelat atau kuning, tergantung varietas. Ketika dipegang, kulit terasa dilapis rambut halus. Ukurannya sebesar telur ayam. Bagian dalam berdaging tebal, warna hijau mengelilingi biji- biji kecil berwarna hitam yang dapat dimakan. Rasa manis dengan cita rasa perpaduan antara stroberi dan pisang.