Popular Posts

Showing posts with label Buah Belimbing. Show all posts
Showing posts with label Buah Belimbing. Show all posts

Friday, October 30, 2015



Yang Perlu Anda Tahu Tentang Belimbing

-          Kandungan Asam Oksalat pada belimbing yang tinggi yang membahayakan bagi anda yang menderita  kencing batu (urolithiasis)
-          Penderita penyakit ginjal dan penderita DM bila mengkonsumsi belimbing dapat memperparah penyakitnya karena kadungan asam oksalatdan kadar gula yang tinggi
-          Orang yang sehat disarankan hanya mengkonsumsi buah dagingnya saja dan membuang bijinya karena diduga bagian tengah dan biji belimbing mengandung racun (neuroktoksin)
-          Belimbing juga dapat dibuat masker untuk jerawat dengan cara ditumbuk dengan garam kemudian dioleskan ke bagian jerawat


Cara Konsumsi Belimbing

                Buah yang masak dimakan segar atau  dibuat jus. Boleh juga dimakan bersama campuran sayuran buah lain (rujak), dibuat selai, atau manisan, sedangkan buah belimbing yang muda dapat dibuat acar.


Kandungan dan Khasiat Belimbing

                Belimbing mengandung protein,lemak, mineral  ( kalium,kalsium, fosfor,besi), vitamin C dan B, beta karoten, kalsium oksalat,  dan serat. Buah berukuran sedang (127 g), mengandung 42  kalori; 91% air; 10 g karbohidrat; 1 mg niasin; 1 g protein;5 mg kalsium; 207 kalium; 11 mg magnesium; 20 mg fosfor; 62 IU Vitamin A; 27 Mg vitamin C; 0,1 ug vitamin B6; 18 ug folat; dan 3 g serat.
                Belimbing merupakan sumber vitamin C yang dapat memenuhi 70% kebutuhan tubuh setiap hari. Kandungan vitamin C yang tinggi ini juga bermanfaat sebagai antioksidan yang berfungsi menerangi radikal bebas dan mencegah penyebaran sel-sel kanker, mencegah penyakit jantung, meningkatkan system kekebalan tubuh dan mencegah sariawan.selain itu juga belimbing juga mengandung serat dan beta karoten.
                Belimbing memiliki khasiat anti radang, antioksidan, peluruhan urin dan meningkatkan keluarnya liur.  Dapat membantu menyembuhkan tekanan tinggi (hipertensi), batuk, tenggorokan sakit dan bengkak, sakit gigi. Daun nya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kesukaran berkemih, kulit gatal, tersiram air panas, dan koreng bernanah (pioderma ). Sedangkan akarnya digunakan untuk mengobati sakit kepala kronik, nyeri sendi, mimisan.
                Kandungan tembaga pada belimbing dibutuhkan untuk membuat sel darah baru. Sedangkan pectin yang terdapat dalam belimbing  mampu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam usus. Sementara itu kandungan kalium yang tinggi dan natrium yang rendah dapat dijadikan sebagai obat antihipertensi.
                Selain buah memiliki banyak khasiat, bunga, daun dan akar juga baik untuk obat malaria, penyakit maag, bisul, dan rematik. Akar dapat menyembuhkan sakit kepala dan nyeri sendi. Daunya dapat digunakan untuk mengatasi radang lambung, radang kulir bernanah, dan bisul.


Sejarah Belimbing 

                Belimbing berasal (Averrhoa Carambola) dari Ceylon dan Maluku. Saat ini, belimbing banyak ditanam diwilayah asia tenggara, khususnya Malaysia dan Indonesia. Belimbing juga dapat ditemukan di cina bagian selatan, Taiwan dan india.
                Kulit buahnya tipis transparan , mengkilap seperti lapisan lilin. Ketika masih muda hijau, bila sudah masak warnanya kuning muda sampai kuning tua kemerahan. Pajang buahnya 5-15 cm, berbentuk bulat telur sampai bulat panjang, berusuk lima. Bila dipotong melintang, buah menyerupai bintang sehingga biasa disebut juga star fruit atau star apple. Berdaging dan banyak mengandung air. Rasanya manis sampai asam.bijinya kecil-kecil,jumlahnya bisa mencapai 12 buah. Warna biji putih kotor kecoklatan, pipih, berbentuk elips dengan kedua ujung meruncing.